PELATIHAN KEPROFESIAN

BERKELANJUTAN

waktu dan tempat pelaksanaan

  • Magelang, Temanggung, Wonosobo, Purworejo

  • 1 Juli s/d 30 September 2018

mitra program

  1. Dinas     Pendidikan     dan     Kebudayaan     Kabupaten     Magelang, Temanggung, Wonosobo, Purworejo

  2. PC LP Ma’arif NU Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo, Purworejo

deskripsi

Pada dasarnya Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan kegiatan yang pada hakikatnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah/madrasah dalam rangka peningkatan mutu Pendidikan. Secara khusus, pelatihan PKB dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru untuk mencapai standar kompetensi yang ditetapkan dalam peraturan perundangan yang berlaku; memutakhirkan kompetensi guru untuk memenuhi kebutuhan guru dalam perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk memfasilitasi proses pembelajaran peserta didik; dan meningkatkan komitmen guru dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga professional. Sedangkan Pembelajaran Aktif bertujuan untuk membantu pemahaman guru terhadap pentingnya keaktifan peserta didik dalam pembelajaran. Selain itu, untuk memberikan Teknik pengelolaan kelas yang membuka peluang bagi peserta didik untuk aktif belajar; juga untuk memberikan pengalaman dalam melaksanakan model pembelajaran yang dapat mengaktifkan peserta didik.

​​

materi pelatihan

1) Overview tentang berbagai tipe guru ; menjelaskan kelebihan dan kelemahan ceramah serta dapat mengoptimalkan dan menjelaskan dan mengaplikasin model-model active learning untuk pembelajaran matematika

 

2) Analisis materi sesuai jenjang sekolah dan kelas masing masing; menentukan metode, media, untuk pembelajaran saintifik, 4C, HOTS, literasi, PPK, membuat langkah pembelajaran singkat implementasi pembelajaran tersebut

 

3) Menjelaskan komponen RPP K 13 revisi tahun 2017; membuat RPP dengan implementasi saintifik, 4C, HOTS, Literasi, PPK sesuai dengan jenjang, kelas, dan maple masing masing

4) Peer teaching atau praktek active learning berdasarkan RPP yang telah disusun

 

5) Tindak lanjut pelatihan

Sasaran pelatihan ini adalah guru di tingkat SD, SMP, SMA/SMK yang

mengampu mata pelajaran bidang sain atau mateimatika dan ilmu pengetahuan alam (MIPA). Peserta pelatihan berjumlah 50 (lima puluh) orang guru dari berbagai sekolah.

Metode pelatihan ini menggunakan kombinasi antara teori dan praktek.

Perbandingan pemberian materi adalah 25 % teori dan 75 % praktek. Fasilitator dalam memberikan materi teori menggunakan metode brainstorming atau curah pendapat berdasarkan pengalaman peserta pelatihan. Sedangkan materi praktek digunakan metode kerja individu, kerja kelompok, role playing atau bermain peran, resitasi atau pembuatan alat peraga, dan peer teaching.