ircos logo.png
Kementrian%20Pendidikan%20dan%20Kebudayaan%20RI_edited_edited.png

PROGRAM ORGANISASI PENGGERAK

60 SEKOLAH DI KABUPATEN MAGELANG, JAWA TENGAH

Tentang Program Organisasi Penggerak

Program Organisasi Penggerak adalah program yang akan mendorong hadirnya Sekolah Penggerak yang berkelanjutan dengan melibatkan peran serta organisasi. Fokus utamanya adalah peningkatkan kualitas guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

Bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, IRCOS Indonesia melaksanakan pelatihan bagi 60 sekolah yang berada di Kabupaten Magelang. Pelatihan tersebut ditujukan bagi Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Pengawas, Guru tingkat tinggi, dan Guru tingkat awal yang dibagi menjadi kelas literasi dan numerasi.

Materi Pembelajaran

Video
Pembelajaran

2.png

Powerpoint
Pembelajaran

3.png

Lembar Kerja
Pembelajaran

Implementasi Rencana Tindak Lanjut

Implementasi rencana tindak lanjut merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah, Pengawas, Guru dan Komite Sekolah di masing-masing sekolah secara sinergi dan integratif. Masing-masing pihak melakukan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam keterkaitan yang sama dan tujuan yang hendak dicapai. Tujuan dari implementasi rencana tindak lanjut adalah untuk melakukan konsolidasi internal dan eksternal masing-masing sekolah menuju sekolah penggerak.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (bulan) dimulai dari selesainya pelatihan. Bagi Pengawas Sekokah dan Kepala Sekokah akan melakukan RTL workshop MBS. Demikian juga Komite Sekokah akan mewujudkan peran serta masyarakat dalam mendukung seluruh program sekolah. Guru Kelas Tinggi akan mempraktekkan Pembelajaran Aktif mata pelajaran Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia. 

Untitled design-2.png

Sedangkan Guru Kelas Awal mengimplementasikan pembelajaran Literasi dan Numerasi. Seluruh kegiatan RTL akan didampingi dan difasilitasi oleh Fasda, sekaligus sebagai upaya melakukan monitoring dan evakuasi (monev). Wujud pelaksanaan RTL direkam dalam bentuk video, foto dan dokumen yang dilaporkan melalui aplikasi Google form. Hasil implementasi RTL akan dijadikan bahan untuk melakukan refleksi ketercapaian pondasi sekolah penggerak.